Riau

Usai Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau Tegaskan Fokus Utama: Padamkan Api dan Lindungi Warga

24
×

Usai Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau Tegaskan Fokus Utama: Padamkan Api dan Lindungi Warga

Sebarkan artikel ini
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Bertemu Presiden Prabowo Subianto.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan jajaran TNI-Polri bersama seluruh unsur terkait tetap fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.

Pernyataan tersebut disampaikan Herry menyusul perhatian dan apresiasi Presiden Prabowo Subianto terhadap upaya penanganan karhutla di Riau.

Menurut Herry, apresiasi Presiden menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh personel yang bertugas. Namun, perhatian tersebut tidak boleh menggeser fokus utama di lapangan.

“Yang paling utama hari ini adalah menuntaskan tugas. Api harus padam, masyarakat harus terlindungi, dan seluruh personel yang bekerja di lapangan harus kembali dengan sehat dan selamat,” kata Herry, Senin (24/8/2026).

Herry menegaskan, penanganan karhutla merupakan hasil kerja bersama. Di balik setiap titik api yang berhasil dikendalikan terdapat personel Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, BNPB, pemerintah daerah, relawan, Masyarakat Peduli Api, tenaga kesehatan hingga masyarakat.

Sebagian personel bahkan telah berhari-hari berada di kawasan terdampak untuk melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah api kembali muncul.

“Kalau hari ini penanganan karhutla mendapat perhatian dan apresiasi dari Bapak Presiden, maka penghargaan itu juga menjadi milik seluruh anggota, prajurit dan semua pihak yang bekerja di lapangan,” ujarnya.

Herry bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo memastikan pengawalan penanganan karhutla terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait hingga kondisi benar-benar terkendali.

Ia juga meminta seluruh personel menjaga soliditas, keselamatan dan semangat dalam menjalankan tugas. Menurutnya, berbagai dinamika yang berkembang tidak boleh mengalihkan perhatian dari tanggung jawab utama di lapangan.

“Saya meminta seluruh anggota dan prajurit tetap fokus pada tugas di lapangan. Apa pun dinamika yang berkembang, tanggung jawab kita hari ini adalah memastikan api padam dan masyarakat terlindungi,” tegasnya.

Herry menilai keberhasilan penanganan karhutla bukan diukur dari siapa yang mendapat apresiasi, melainkan dari dampak yang dirasakan masyarakat setelah operasi selesai.

“Yang kita inginkan sederhana. Api padam, langit Riau kembali bersih, masyarakat bisa bernapas dengan tenang, dan seluruh anggota serta prajurit kita kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Itu yang sekarang kami perjuangkan bersama,” pungkas Herry. (AH)