PEKANBARU, ALARAM.CO – Hari kedua ajang lomba paduan suara rohani Mami Cup 2026 yang digelar di Gedung GBICC, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Sabtu (9/5/2026) malam, berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan jemaat dari seluruh gereja cabang di berbagai daerah.
Mengusung semangat “One Heart, One Voice, One Worship”, Mami Cup 2026 bukan sekadar kompetisi paduan suara, melainkan juga menjadi wadah memperkuat iman, persaudaraan, dan warisan pelayanan rohani yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Ketua Panitia Mami Cup 2026, Ps. Sintauli LS, S.E., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Puji Tuhan, kita panjatkan syukur kepada hadirat Tuhan Yesus Kristus. Dari malam pertama hingga malam hari ini, semuanya dapat berjalan dengan baik. Seluruh panitia bekerja dalam satu kesatuan sehingga acara Mami Cup 2026 dapat terlaksana dengan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan jemaat yang hadir untuk menerima setiap hasil perlombaan dengan hati yang penuh syukur.
Sementara itu, Pimpinan GBICC Ps. Dr. Ricky Nelson Tampubolon dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan juri, panitia, serta peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan ajang Mami Cup 2026.
Secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada para dewan juri yang telah melayani dengan penuh dedikasi sejak hari pertama perlombaan, yakni Anggi Simorangkir, Payan Gultom serta Siti Fahrani Pranadewi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan juri yang telah melayani dengan hati. Bahkan kami sangat menghargai Ibu Siti Fahrani Pranadewi, yang meskipun berbeda keyakinan, tetap berkenan hadir dan memberikan penilaian terbaik. Ini menjadi bentuk penghormatan yang sangat berarti bagi kami,” ujar Ricky.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta paduan suara, panitia pelaksana, khususnya Ketua Panitia Ps. Sintauli LS, beserta seluruh jemaat yang hadir mendukung jalannya acara.
Dalam sambutannya, Ricky menegaskan bahwa Mami Cup bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi merupakan kelanjutan dari sebuah legacy atau warisan rohani yang telah dirintis oleh sosok yang akrab dipanggil Mami, pendiri sekaligus figur teladan bagi banyak jemaat.
Ps. Ricky Nelson menyampaikan bahwa tahun ini merupakan penyelenggaraan Mami Cup yang keempat, sekaligus menjadi momen yang sangat emosional karena sang pendiri gereja, yang dikenal sebagai Mami, telah berpulang ke rumah Bapa pada 31 Januari 2026 lalu.
“Pelayanan ini berkembang menjadi lebih dari 40 cabang di seluruh Provinsi Riau, bahkan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Semua berawal dari kesetiaan dan hati yang mau tunduk kepada kehendak Tuhan,” ujarnya.
Salah seorang Dewan Juri, Anggi Simorangkir, malam itu langsung menyampaikan hasil penilaian yang dilakukan berdasarkan penampilan peserta selama dua hari kompetisi.
“Enam peserta terbaik telah terpilih berdasarkan penampilan selama dua hari terakhir, ditambah satu kategori Juara Terkreatif, sehingga total ada tujuh pemenang,” jelasnya.
Adapun hasil Mami Cup 2026 sebagai berikut:
▪️︎Juara Terkreatif diraih oleh Nomor Peserta 12,
▪️︎Juara Harapan III diraih oleh Nomor Urut 17,
▪️︎Juara Harapan II diraih oleh Nomor Urut 06,
▪️︎Juara Harapan I diraih oleh Nomor Urut 04 – Sungai Akar Choir
▪️︎Juara III diraih oleh Nomor Urut 18 – Victory Choir,
▪️︎Juara II diraih oleh Nomor Urut 08 – Rajawali Choir,
▪️︎Juara I dengan nilai tertinggi berhasil diraih oleh Nomor Urut 13, yakni grup Vocalista Harmonic Choir
Panitia juga mengumumkan bahwa penyerahan hadiah resmi akan dilakukan pada 24 Mei 2026 saat Ibadah keempat pukul 19.00 WIB dalam acara Malam Pencurahan Roh Kudus.
Selain itu, jemaat juga diajak untuk mendukung paduan suara favorit mereka melalui voting daring untuk memilih Juara Favorit.
Mami Cup 2026 kembali membuktikan bahwa pujian bukan sekadar harmoni suara, tetapi juga ekspresi iman yang menyatukan hati dalam kasih Kristus.
Di balik gemuruh tepuk tangan dan merdunya nyanyian, tersimpan pengingat bahwa setiap pelayanan yang dilakukan harus dengan tulus dan menjadi persembahan yang indah di hadapan Tuhan.(AH)












