Riau

Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru, Enam Pria Positif Metamfetamin, 20 Paket Diduga Sabu Disita

9
×

Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru, Enam Pria Positif Metamfetamin, 20 Paket Diduga Sabu Disita

Sebarkan artikel ini
Operasi Sarang Narkoba (OSN) menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Riau. 

PEKANBARU, ALARAM.CO – Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru dan tim gabungan di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Kamis (15/10/2026), mengamankan enam pria yang hasil tes urinenya positif metamfetamin. Polisi juga menyita 20 paket yang diduga narkotika jenis sabu, ratusan plastik klip kosong bekas pakai, serta alat isap sabu yang ditemukan di sekitar lokasi.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Riau. Petugas menyisir gang demi gang dan memeriksa sejumlah orang serta lokasi yang dicurigai menjadi tempat penyalahgunaan narkotika.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira melalui Wakil Direktur Reserse Narkoba AKBP Edi Munawar mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden kepada Kapolri untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“Kami melaksanakan operasi bersih-bersih kampung narkoba atau sarang-sarang narkoba yang ada di Kota Pekanbaru,” kata Edi.

Operasi melibatkan personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda Riau, Polresta Pekanbaru, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Brimob, Samapta, serta Tim Raga Polda Riau.

Saat menyisir kawasan tersebut, petugas mencurigai seorang pria. Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan 16 paket yang diduga sabu di dalam kantong pria tersebut.

“Petugas menemukan 16 paket sabu yang berada di kantongnya,” ujar Edi.

Penyisiran kemudian dilanjutkan ke sekitar lokasi penemuan pertama. Petugas kembali menemukan empat paket yang diduga sabu tidak jauh dari lokasi tersebut. Polisi juga mengamankan dua pria yang diduga berkaitan dengan kepemilikan barang tersebut.

“Tak jauh dari lokasi, kami temukan kembali empat paket diduga sabu serta dua orang yang diduga pemilik barang haram tersebut,” jelasnya.

Dalam operasi yang sama, petugas memeriksa tiga pria lain yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika saat penggeledahan, pemeriksaan urine terhadap ketiganya menunjukkan hasil positif metamfetamin.

Secara keseluruhan, enam pria berinisial HT (29), MS (20), MI (22), NC (41), DS (42), dan ER (42) diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine terhadap keenamnya dinyatakan positif metamfetamin.

Selain 20 paket yang diduga sabu, polisi turut mengamankan ratusan plastik klip kosong bekas pakai dan alat isap sabu yang ditemukan di sekitar lokasi. Seluruh barang bukti dibawa untuk kepentingan penyelidikan.

Meski demikian, polisi masih harus memastikan kandungan 20 paket tersebut melalui pemeriksaan lebih lanjut. Asal-usul barang yang diduga narkotika itu juga masih didalami.

Edi menegaskan, keenam pria yang diamankan akan menjalani proses asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu (TAT) melalui BNN Kota atau BNN Provinsi Riau. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan lanjutan terhadap mereka.

“Terhadap barang bukti, nanti akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah barang bukti tersebut benar narkotika atau bukan. Enam pria yang kami amankan juga akan menjalani proses asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu melalui BNNK atau BNNP Riau,” ujar Edi.

Polda Riau memastikan Operasi Sarang Narkoba tidak berhenti di Jalan Pangeran Hidayat. Dalam beberapa hari ke depan, operasi serupa akan terus digelar secara masif di Pekanbaru dan wilayah lainnya di Provinsi Riau.

Seluruh polres jajaran di kabupaten dan kota di Riau juga melaksanakan kegiatan serupa sebagai upaya menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

“Operasi ini akan terus kami lanjutkan dalam beberapa hari ke depan secara masif. Tidak hanya di Kota Pekanbaru, seluruh polres jajaran di kabupaten dan kota di Provinsi Riau juga melaksanakan Operasi Sarang Narkoba sebagai upaya menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” tutup Edi. (AH)

Penulis: AHEditor: Lina