Riau

Asap Karhutla Semakin Pekat, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker di Pekanbaru

24
×

Asap Karhutla Semakin Pekat, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker di Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Pembagian masker oleh personel gabungan Direktorat Samapta, Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Rumah Sakit Bhayangkara serta Bidang Humas Polda Riau.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Polda Riau mengambil langkah cepat untuk melindungi masyarakat dari potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 2.500 masker dibagikan kepada warga dan pengguna jalan di sejumlah ruas Kota Pekanbaru, Selasa (25/8/2026) sore.

Pembagian masker dilakukan personel gabungan Direktorat Samapta, Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Rumah Sakit Bhayangkara serta Bidang Humas Polda Riau.

Petugas menyasar sejumlah lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, di antaranya persimpangan depan Kantor Gubernur Riau di Jalan Diponegoro, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sultan Syarif Qasim dan Jalan Nangka.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari penanganan karhutla yang dilakukan secara menyeluruh.

“Di lapangan, personel bersama TNI dan stakeholder terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Pada saat yang sama, langkah perlindungan kepada masyarakat juga kita lakukan. Salah satunya dengan membagikan masker untuk mengurangi paparan asap,” kata Akmadi.

Menurutnya, masker dibagikan langsung kepada pengendara maupun masyarakat yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan Pekanbaru.

Akmadi menegaskan, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api. Dampak yang mungkin dirasakan masyarakat juga menjadi perhatian.

“Karhutla bukan hanya persoalan memadamkan api. Ada dampak terhadap masyarakat yang juga harus kita antisipasi. Karena itu penanganannya berjalan dari berbagai sisi, mulai dari pemadaman, pendinginan, penegakan hukum hingga pelayanan kesehatan dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Masyarakat diimbau menggunakan masker ketika berada di wilayah yang mulai terdampak asap, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

“Jika kualitas udara menurun atau asap mulai terasa, kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak diperlukan dan menggunakan masker. Apabila mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” kata Akmadi.

Polda Riau bersama TNI, pemerintah daerah dan stakeholder terkait juga terus memperkuat penanganan karhutla melalui pemadaman dan pendinginan, pemantauan hotspot serta firespot, patroli, penegakan hukum hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan personel di lapangan. (AH)