Riau

Polda Riau Gelar Pelatihan Penanaman Mangrove, Perkuat Implementasi Green Policing dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi

84
×

Polda Riau Gelar Pelatihan Penanaman Mangrove, Perkuat Implementasi Green Policing dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi

Sebarkan artikel ini
Pelatihan dihadiri Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Riau, narasumber dari M4CR Riau, serta peserta dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polda Riau.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Polda Riau menggelar Pelatihan Penanaman Bibit Mangrove sebagai bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi di Gedung Bhayangkara Satuan Brimob Polda Riau, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat implementasi program Green Policing yang mengedepankan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata.

Pelatihan dihadiri Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., para Pejabat Utama Polda Riau, narasumber dari M4CR Riau, serta peserta dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polda Riau.

Dalam sambutannya, Karo Ops Polda Riau mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kepedulian personel Polri terhadap upaya pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, mangrove tidak hanya berfungsi mencegah abrasi pantai, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan kepulauan.

Pada kesempatan itu, Kombes Pol Ino Harianto juga menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Riau yang tidak dapat hadir karena agenda kedinasan. Meski demikian, Kapolda disebut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari Ekspedisi Merah Putih Presisi.

Ia menjelaskan, konsep Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, Polri berupaya membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran menjaga alam sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

“Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pelatihan ini diharapkan personel memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan di wilayah tugas masing-masing,” ujarnya.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai aplikasi Green Policing, penyampaian materi teknis penanaman mangrove oleh narasumber M4CR Riau, hingga praktik penanaman bibit mangrove sebagai implementasi langsung dari materi yang telah diberikan kepada peserta.

Pelatihan tersebut diproyeksikan menjadi bekal bagi personel Polda Riau dalam mendukung berbagai program pelestarian lingkungan, terutama di kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar Provinsi Riau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat Ekspedisi Merah Putih Presisi yang mengedepankan pengabdian Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Melalui kolaborasi lintas sektor, edukasi kepada masyarakat, serta aksi nyata di lapangan, Polda Riau berharap implementasi Green Policing semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi kelestarian ekosistem pesisir. Upaya tersebut diharapkan turut memperkuat peran Polri sebagai institusi yang adaptif, humanis, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.(AH)