Riau

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Pastikan RBR 2026 Tak Ganggu Aktivitas Warga, Jalan Sudirman Tidak Ditutup Total

49
×

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Pastikan RBR 2026 Tak Ganggu Aktivitas Warga, Jalan Sudirman Tidak Ditutup Total

Sebarkan artikel ini
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B. W. Wicaksana, S.I.K., M.H.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru memastikan pelaksanaan Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026, tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat. Berbagai rekayasa lalu lintas telah disiapkan agar warga tetap dapat berangkat bekerja, beribadah, maupun menghadiri kegiatan keluarga selama ajang lari berskala nasional tersebut berlangsung.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B. W. Wicaksana, S.I.K., M.H., usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Riau Bhayangkara Run 2026 di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (16/7/2026).

Kompol Satrio mengatakan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 05.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Meski demikian, Jalan Jenderal Sudirman tidak akan ditutup sepenuhnya.

“Selama pelaksanaan Riau Bhayangkara Run kami akan menerapkan beberapa titik pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas mulai pukul 05.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Jalan Jenderal Sudirman tidak kami tutup total. Satu sisi jalan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Kompol Satrio.
Ia menjelaskan, pihaknya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat melalui media sosial, khususnya dari warga yang tetap harus bekerja pada hari Minggu maupun jemaat gereja yang akan melaksanakan ibadah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satlantas Polresta Pekanbaru telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan yang biasanya berputar di kawasan Star City akan dialihkan melalui Jalan Setia Budi atau jalur bawah Simpang Empat.

Menurutnya, jalur bawah Simpang Empat akan diberlakukan dua arah, baik dari arah Jalan Juanda menuju Jalan Setia Budi maupun sebaliknya. Sementara itu, kendaraan tidak lagi diperbolehkan berputar di kawasan Star City, Gurindam 9, maupun depan Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Kami sudah menyiapkan skema pengalihan arus agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan lancar meskipun ada pelaksanaan Riau Bhayangkara Run,” katanya.
Sebanyak 180 personel Satlantas akan disiagakan khusus mengatur rekayasa lalu lintas. Selain itu, sekitar 1.500 personel akan ditempatkan sebagai pagar betis di sepanjang lintasan guna menjaga keamanan peserta dan masyarakat.

Kompol Satrio juga mengungkapkan pihaknya menerima pesan dari seorang warga yang akan menggelar resepsi pernikahan di Gedung Dharma Wanita pada hari yang sama.
Menurutnya, tamu undangan dapat mengakses lokasi melalui Jalan Gurindam 2 atau Jalan Tambusai menuju Jalan Sumatera dan selanjutnya melintasi Jalan Pattimura melalui sisi kiri jalan.

“Kami akan membantu masyarakat yang memiliki kegiatan penting. Prinsipnya, kami tidak ingin mengganggu aktivitas masyarakat selama pelaksanaan kegiatan ini,” tuturnya.
Selain menyiapkan rekayasa lalu lintas, Satlantas Polresta Pekanbaru juga telah berkoordinasi dengan sejumlah gereja di Kota Pekanbaru agar pelaksanaan ibadah tetap berjalan lancar.

“Alhamdulillah, kami sudah berkomunikasi dengan rekan-rekan dari GPIB di Jalan Sumatera maupun HKBP di Jalan Hang Tuah. Mereka mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.

Kompol Satrio berharap masyarakat dapat mendukung penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 dengan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Ia menilai event yang telah memasuki penyelenggaraan keempat tersebut bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Pekanbaru menjadi tuan rumah yang baik. Event seperti ini bukan hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.(AH)