PEKANBARU, ALARAM.CO – Sebuah mobil Honda Brio mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman, jalur barat, tepat di depan Taman Budaya Provinsi Riau, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Pengemudi mobil hanya mengalami luka ringan, sementara kendaraan serta sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat merupakan Honda Brio bernomor polisi BM 1739 RZ. Mobil itu dikemudikan Teguh Maulana S (26), anggota TNI AD yang bertugas di Polisi Militer Angkatan Darat (Pom AD), dengan alamat di Asrama Kodam, Jalan Tengku Bey, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Akibat kecelakaan tersebut, Teguh mengalami luka lecet di bagian dagu dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tentara Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban lain dalam insiden tersebut.
Selain menyebabkan kerusakan pada bagian depan dan samping kiri mobil, kecelakaan juga mengakibatkan pagar Taman Budaya Provinsi Riau serta satu tiang CCTV di kawasan trotoar mengalami kerusakan.
Berdasarkan kronologi sementara, mobil Honda Brio melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Jenderal Sudirman jalur barat. Saat tiba di depan Taman Budaya Provinsi Riau, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat sehingga kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian keluar dari jalur, bergerak ke sisi kiri jalan, menabrak tiang CCTV di trotoar, lalu menghantam pagar Taman Budaya hingga mengalami kerusakan.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas dalam keadaan sedang. Jalan beraspal, lurus, rata, dan merupakan jalur satu arah.
Petugas yang melakukan penanganan di lokasi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, di antaranya seorang anggota Polri bernama Dodi Andrico (46) serta seorang petugas keamanan bernama Toni (48).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal, petugas menduga kecelakaan dipicu oleh kondisi pengemudi yang mengantuk hingga mengalami microsleep. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara. Microsleep merupakan salah satu faktor yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas karena dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kendali kendaraan dalam hitungan detik.(AH)












