PEKANBARU, ALARAM.CO – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru bersama Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II BMKG Pekanbaru resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Informasi Bersama dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia dalam rangka penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Rabu (15/7/2026). Dokumen PKS ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., bersama Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II BMKG Pekanbaru, Warjono, S.Si., M.Kom.
Kegiatan itu turut dihadiri para pejabat dan pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru serta jajaran pegawai Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II BMKG Pekanbaru sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi antarlembaga.
Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan koordinasi antara Basarnas dan BMKG, khususnya dalam pemanfaatan informasi meteorologi untuk mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Informasi cuaca yang akurat dan tepat waktu dinilai memiliki peran penting dalam menentukan strategi operasi SAR, terutama saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem maupun bencana yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
Selain pemanfaatan data dan informasi meteorologi, kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, peningkatan kapasitas, serta pertukaran pengetahuan dan informasi di bidang kebencanaan, meteorologi, dan operasi pencarian serta pertolongan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan bahwa sinergi dengan BMKG merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan SAR kepada masyarakat.
Menurutnya, dukungan informasi cuaca yang cepat dan akurat akan membantu tim SAR dalam mengambil keputusan operasional sehingga proses pencarian dan pertolongan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II BMKG Pekanbaru, Warjono, menegaskan bahwa BMKG siap mendukung Basarnas melalui penyediaan informasi meteorologi yang dapat dijadikan dasar dalam perencanaan maupun pelaksanaan operasi SAR.
Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama ini, kedua instansi berharap koordinasi yang telah terjalin semakin solid sehingga penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Riau dan sekitarnya dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efektif. Sinergi tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan keselamatan masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat maupun bencana yang memerlukan respons cepat dari berbagai pihak. (AH)












