ROKAN HULU, ALARAM.CO – Polres Rokan Hulu terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan intensif tanaman jagung pipil jenis hibrida yang ditanam di lahan belakang Mapolres Rokan Hulu, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin Kabag SDM Polres Rokan Hulu Kompol Sordaman Sinaga bersama Kasat Samapta AKP Repelita Ginting dan sejumlah perwira Polres Rokan Hulu.
Dalam kegiatan itu, personel melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi tanaman sekaligus mengukur pertumbuhan jagung yang telah berusia 74 hari sejak masa tanam pada 16 Maret 2026.
Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung hibrida tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai sekitar 170 sentimeter dan dinilai berpotensi menghasilkan panen optimal.
Kompol Sordaman Sinaga mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polres Rokan Hulu terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik sehingga hasil panennya nanti dapat maksimal dan bermanfaat dalam mendukung program ketahanan pangan,” kata Sordaman.
Menurut dia, keterlibatan Polri dalam program pertanian juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan produktif dan pemberdayaan.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kata dia, kepolisian juga berupaya hadir dalam mendukung program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Program penanaman jagung tersebut dilakukan di lingkungan Mapolres Rokan Hulu sebagai bentuk pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan produksi pangan.
Sejumlah personel terlihat melakukan pengecekan kondisi batang dan daun tanaman untuk memastikan pertumbuhan berlangsung optimal. Pemantauan rutin juga dilakukan guna mengantisipasi gangguan hama maupun faktor lain yang dapat memengaruhi hasil panen.
Polres Rokan Hulu berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(AH)












