PEKANBARU, ALARAM.CO – Sebanyak 133 penerima penghargaan yang terdiri dari 123 personel Polri dan 10 penerima dari unsur eksternal mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah (Polda) Riau atas dedikasi dan prestasi dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam upacara di Lapangan Apel Mapolda Riau, Rabu (29/7/2026).
Penghargaan diberikan kepada personel yang dinilai menunjukkan profesionalisme, integritas, serta capaian dalam penegakan hukum, pelayanan kepada masyarakat, bidang kemanusiaan, hingga prestasi olahraga.
Sejumlah personel yang menerima penghargaan di antaranya Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Teddy Rinaldi atas keberhasilannya memimpin pengungkapan tindak pidana kehutanan berupa pengangkutan hasil hutan mangrove tanpa izin serta penggunaan alat berat secara ilegal di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir.
Apresiasi juga diberikan kepada Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Krisi Oetel yang berhasil mengungkap kasus perusakan ekosistem mangrove di Kecamatan Pasir Limau Kapas. Sementara itu, Panit 2 Unit 7 Ditlantas Polda Riau IPDA Indra Gunawan menerima penghargaan setelah memimpin pengejaran hingga berhasil mengamankan pelaku penculikan anak di ruas Tol Pekanbaru–Dumai menuju Sumatera Utara.
Di bidang pelayanan kesehatan, Ps Karumkit Bhayangkara TK III Pekanbaru Kompol dr. Firmansyah Dwi Saputra mendapat penghargaan atas dedikasinya memberikan pendampingan, pengobatan, dan terapi kepada pasien anak yang membutuhkan penanganan intensif.
Penghargaan juga diterima Kapolsek Bunut Polres Pelalawan AKP Markus Timbul Sinaga atas keberhasilannya saat menjabat Kasatresnarkoba Polres Kampar mengungkap kasus narkotika sekaligus mengamankan dua pucuk senjata api rakitan. Selain itu, Kasat Reskrim Polres Dumai AKP I Putu Adi Juniwinata mendapat apresiasi atas pengungkapan kasus penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi turut menerima penghargaan atas keberhasilannya ketika menjabat Kapolres Kepulauan Meranti dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika dengan barang bukti puluhan kilogram sabu serta ratusan kemasan etomidate.
Prestasi di bidang olahraga juga mendapat perhatian. Bripda Mega Djuwita Siallagan dari Satlantas Polres Kampar menerima penghargaan setelah meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup Taekwondo VII Tahun 2026, sedangkan IPDA Nova Ria Angelina dari Bidpropam Polda Riau memperoleh penghargaan atas raihan medali perak cabang karate pada ajang yang sama.
Selain penghargaan kepada individu, Polda Riau juga memberikan apresiasi kepada tim yang terlibat dalam pengungkapan sejumlah kasus menonjol, penyelamatan korban penculikan, aksi penyelamatan warga yang hendak mengakhiri hidup di kawasan Turap Sungai Siak, tim medis Rumah Sakit Bhayangkara, serta dua yayasan yang berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Dalam amanatnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang bekerja dengan dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme.
“Kepercayaan masyarakat tidak lahir dari slogan, tetapi dari pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, kepedulian kepada sesama, serta karya nyata yang dirasakan masyarakat,” kata Herry.
Ia mengajak seluruh personel untuk terus menjadi polisi yang hadir membawa solusi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kapolda juga mengumumkan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi akan dilepas pada 1 Agustus 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan menjangkau wilayah-wilayah terluar di Provinsi Riau.
Menutup amanatnya, Herry mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, dan terus mengutamakan pengabdian kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.(AH)












