Riau

Sidang Perdana S1 Hukum UHTP, Abu Hanifa dan Sariaman Purba Lulus, Dosen Beri Selamat

83
×

Sidang Perdana S1 Hukum UHTP, Abu Hanifa dan Sariaman Purba Lulus, Dosen Beri Selamat

Sebarkan artikel ini
Sariaman Purba, S.H. dan Abu Hanifa, S.H. Bersama para Dosen Penguji

PEKANBARU, ALARAM.CO – Senyum lega terlihat dari para mahasiswa Program Studi S1 Hukum Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) yang menjalani ujian skripsi, Sabtu (29/8/2026). Bagi mahasiswa angkatan 2022, sidang tersebut menjadi momentum penting karena mereka merupakan angkatan pertama yang menyelesaikan pendidikan S1 Hukum hingga tahap ujian skripsi.

Di antara mahasiswa yang menjalani sidang hari itu terdapat Abu Hanifa, S.H. dan Sariaman Purba, S.H. Keduanya mengikuti proses ujian di Laboratorium Ruang Sidang Hukum UHTP yang menjadi fasilitas praktik pembelajaran hukum bagi mahasiswa.

Abu Hanifa menyambut keberhasilannya dalam menjalani sidang tersebut dengan rasa senang. Setelah melewati proses perkuliahan hingga penyusunan skripsi, ujian hari itu menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya.

Suasana serupa juga dirasakan Sariaman Purba. Ia menjalani ujian skripsi dengan mengangkat tema perlindungan wartawan sebagai korban kekerasan. Setelah mempertanggungjawabkan penelitiannya di hadapan para penguji, Sariaman dinyatakan lulus.

“Saya sudah sangat gembira di hari ini. Saya sudah sah menjadi Sarjana Hukum,” ujar Sariaman usai menjalani sidang.

Sariaman mengatakan, ujian berlangsung sekitar satu setengah jam, mulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Dalam proses tersebut, ia mendapat sejumlah pertanyaan dari para penguji terkait penelitian mengenai perlindungan wartawan.

Ia mengaku dapat menjelaskan materi yang diuji dengan memanfaatkan pengalaman selama menjalani profesi sebagai wartawan.

Setelah dinyatakan lulus, Sariaman kini menatap tahapan berikutnya, yakni wisuda yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Ia juga memiliki harapan untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya di bidang hukum.

“Harapan saya bisa nanti menjadi pengacara. Pengacara membela masyarakat yang butuh hukum,” katanya.

Sidang skripsi tersebut menjadi bagian dari momentum bersejarah bagi Program Studi S1 Hukum UHTP yang berdiri pada 2022. Sebanyak 21 mahasiswa telah menyelesaikan skripsi dan direncanakan mengikuti wisuda pada Oktober mendatang.

Ketua Program Studi S1 Hukum UHTP, Dedy Saputra, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan tahapan akademik tersebut.

Para dosen penguji juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian. Kelulusan tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi para mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga integritas, serta mengimplementasikan ilmu hukum yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Bagi Abu Hanifa, Sariaman Purba, dan mahasiswa lainnya, sidang hari itu bukan sekadar ujian akhir. Momen tersebut menjadi pintu menuju tahap baru setelah perjalanan panjang sebagai mahasiswa S1 Hukum UHTP. (AH)