Riau

Lima Tahun Dibangun, Investor Pasar Induk Modern Pekanbaru Harapkan Dukungan Pemko untuk Relokasi Pedagang

71
×

Lima Tahun Dibangun, Investor Pasar Induk Modern Pekanbaru Harapkan Dukungan Pemko untuk Relokasi Pedagang

Sebarkan artikel ini
Investor Utama Pasar Induk Modern Kota Pekanbaru, H.Fachrudin dan kondisi sejumlah kios yang telah selesai dibangun dan siap digunakan. namun hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Setelah lebih dari lima tahun dibangun, Pasar Induk Modern Kota Pekanbaru di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Pergudangan Eco Green, hingga kini belum beroperasi secara optimal. Investor utama proyek tersebut, H. Fachrudin, berharap Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dapat memberikan dukungan penuh agar para pedagang segera direlokasi ke pasar induk yang telah dilengkapi berbagai fasilitas tersebut.

H. Fachrudin mengatakan pembangunan Pasar Induk Modern merupakan bentuk kerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Menurutnya, seluruh pembangunan telah dilaksanakan sesuai arahan dan ketentuan yang telah disepakati.

“Kami membangun pasar ini melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Seluruh pembangunan sudah kami laksanakan sesuai petunjuk yang kami terima. Harapan kami sekarang, pemerintah dapat memaksimalkan upaya untuk mengarahkan para pedagang agar segera pindah ke Pasar Induk Modern,” ujarnya.

Ia menilai relokasi pedagang sebenarnya tidak sulit apabila pemerintah mengambil langkah yang tegas melalui kebijakan yang mendukung operasional pasar induk.

Menurutnya, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengatur kendaraan angkutan barang dari luar daerah agar tidak lagi melakukan aktivitas bongkar muat di dalam kota.

“Kalau pemerintah mengeluarkan kebijakan, misalnya kendaraan angkutan barang dari Medan, Padang, Jakarta, dan daerah lainnya tidak lagi diperbolehkan masuk ke pusat kota untuk bongkar muat, maka para pedagang akan mengikuti dan berpindah ke pasar induk. Barang dari luar daerah bisa langsung dibawa ke sana,” jelasnya.

H. Fachrudin menegaskan seluruh fasilitas yang dibutuhkan pedagang telah disiapkan. Mulai dari area bongkar muat, kios, tempat istirahat, fasilitas mandi, pusat kuliner, hingga tempat penitipan anak.

“Fasilitas di sana sudah lengkap. Ada tempat bagi pedagang grosir maupun eceran, area istirahat, kamar mandi yang memadai, pusat kuliner, bahkan tersedia tempat penitipan anak sehingga pedagang bisa beraktivitas dengan nyaman,” katanya.

Selain itu, Pasar Induk Modern juga memiliki sekitar 600 kios serta 44 unit ruko dua lantai yang siap dimanfaatkan oleh para pelaku usaha.

Ia menambahkan, selama proses pembangunan, pihak investor berupaya menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan tanpa membebani pemerintah daerah. Termasuk memberikan penjelasan kepada masyarakat sekitar agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Kami berusaha menyelesaikan semua persoalan dengan masyarakat sekitar. Kami memberikan penjelasan kepada warga sehingga proses pembangunan berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan konflik,” ungkapnya.

Menurut H. Fachrudin, seluruh infrastruktur pendukung pasar juga telah siap dioperasikan, termasuk jaringan listrik yang hingga kini tetap dipelihara meski aktivitas pasar belum berjalan maksimal.

“Listrik sudah kami pasang dan kami tetap membayar biaya operasionalnya setiap bulan agar seluruh fasilitas tetap siap digunakan sewaktu-waktu,” ujarnya.

Melalui dukungan kebijakan dari Pemerintah Kota Pekanbaru, H. Fachrudin berharap Pasar Induk Modern yang telah dibangun selama lima tahun itu dapat segera difungsikan secara optimal. Ia meyakini keberadaan pasar tersebut tidak hanya menjadi pusat perdagangan baru, tetapi juga mampu mengangkat perekonomian serta memperkuat citra Kota Pekanbaru sebagai kota perdagangan yang modern.(AH)