PEKANBARU, ALARAM.CO — Upaya membangun generasi yang tertib berlalu lintas dan peduli lingkungan terus digencarkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, nilai-nilai kedisiplinan dan kecintaan terhadap alam ditanamkan sejak usia dini.
Kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) bertajuk Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dan Green Policing ini dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir, Rumbai, Pekanbaru, mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama jajaran personel Subdit Kamsel. Turut hadir para guru dan murid dari TK Artha Mauzia Haq serta TK Khalifah Pekanbaru.
Dalam suasana yang edukatif dan penuh keceriaan, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas serta berbagai jenis rambu lalu lintas, mulai dari rambu larangan, peringatan, hingga perintah. Selain itu, mereka juga diajak mengenal Tugu Laka Lantas sebagai sarana edukasi untuk memahami pentingnya keselamatan di jalan raya.
Metode interaktif turut diterapkan melalui sesi tanya jawab yang dipandu oleh personel Polisi Wanita (Polwan). Anak-anak yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan pemahaman.
Tidak hanya berfokus pada keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga mengusung konsep Green Policing. Dalam kesempatan tersebut, para peserta menerima bibit pohon sebagai simbol ajakan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.
Salah satu perwakilan guru TK Artha Mauzia Haq menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat positif dan menyenangkan bagi anak-anak karena mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar mengenai aturan lalu lintas serta pentingnya menjaga lingkungan.
Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan guru TK Khalifah Pekanbaru. Ia berharap program seperti Polsanak dan Green Policing dapat dilaksanakan secara rutin karena dinilai mampu membantu membentuk karakter anak agar lebih disiplin, tertib, dan peduli terhadap lingkungan.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini. Ia menyampaikan, “Melalui program Polisi Sahabat Anak dan Green Policing, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar sejak kecil memahami pentingnya keselamatan di jalan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam.”
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa edukasi kepada anak usia dini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masa depan.
“Kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sadar aturan dan berbudaya tertib berlalu lintas. Kami juga mendorong agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan terus ditanamkan melalui program Green Policing,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus memperluas kegiatan edukatif serupa ke berbagai sekolah. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau tidak hanya memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda. Diharapkan, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam.












