PEKANBARU, ALARAM.CO – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggagalkan dugaan transaksi narkotika jenis etomidate di Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam operasi tersebut, seorang pria berinisial MH (29) diamankan bersama ratusan barang bukti.
Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga sebagai transaksi narkoba di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba yang dipimpin Kompol Yogie Pramagita segera melakukan penyelidikan di lapangan.
“Tim melakukan penyisiran dan menemukan seorang pria yang sesuai dengan ciri-ciri terduga pelaku, menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian,” ujar Putu dalam keterangannya, Senin (27/4).
Saat hendak diamankan, pelaku sempat mencoba melarikan diri. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan petugas, sehingga pelaku dapat langsung diamankan tanpa perlawanan berarti.
Dari hasil penggeledahan yang disaksikan warga sekitar, polisi menemukan sebuah tas ransel hitam yang dibawa pelaku. Di dalam tas tersebut, terdapat 420 cartridge berisi cairan yang diduga merupakan narkotika jenis etomidate.
Selain barang bukti tersebut, polisi juga menyita satu unit telepon genggam serta satu unit sepeda motor berwarna merah yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.
Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengembangan kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.
Putu menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Riau. Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum.
“Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam memutus rantai peredaran narkoba. Kami akan terus bertindak tegas demi melindungi generasi muda dari bahaya narkotika,” tutupnya.(AH)












