Riau

Progres Pembangunan Jembatan Sei Silam Capai 65%, Pengerjaan Hari Ke-11 Difokuskan pada Pengecatan dan Lantai Besi

29
×

Progres Pembangunan Jembatan Sei Silam Capai 65%, Pengerjaan Hari Ke-11 Difokuskan pada Pengecatan dan Lantai Besi

Sebarkan artikel ini
Polisi sedang melakukan Pengecatan dan Pemasangan Lantai Besi

KUOK, ALARAM.CO – Pembangunan Jembatan Sei Silam di Dusun Pulau Jambu, Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari ke-11 pengerjaan pada Jumat, 17 April 2026, progres pembangunan telah mencapai 65 persen, dengan fokus pekerjaan pada pengecatan serta pemasangan dan pengelasan lantai besi.

Jembatan yang berlokasi di RT 04/RW 02 tersebut memiliki panjang 18,5 meter dan lebar 4 meter. Proses pemantauan pembangunan dilakukan langsung oleh Kapolsek Bangkinang Barat, IPTU Rully Chairullah, bersama Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Bangkinang Barat, serta pihak kontraktor dan para pekerja di lapangan.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, dalam keterangannya di tempat terpisah, menyampaikan apresiasi atas kinerja kontraktor yang dinilai cepat dan tetap menjaga kualitas pekerjaan. Ia menyebutkan bahwa capaian progres 65 persen pada hari ke-11 menjadi indikator positif bahwa pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target 15 hari kerja.

“Saya sangat mengapresiasi kecepatan dan kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh pihak kontraktor dalam pembangunan Jembatan Sei Silam. Dengan progres yang telah mencapai 65 persen pada hari ke-11, kami berharap pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Boby.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Pulau Jambu. Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Hal ini dilakukan agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pada hari ke-11 pengerjaan, tahapan pekerjaan meliputi pengecatan lantai besi pelat polos guna melindungi material dari korosi, pemasangan lantai besi sesuai desain struktur, serta pengelasan untuk menjamin kekuatan dan keamanan konstruksi.

Dengan durasi kerja delapan jam per hari, pihak kontraktor memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Untuk tahap selanjutnya, pekerjaan akan difokuskan pada pemasangan, pemotongan, pengelasan, serta pengecatan lantai besi pelat bunga, termasuk pengecatan pagar jembatan guna meningkatkan aspek keamanan dan estetika.

Kapolsek Bangkinang Barat, IPTU Rully Chairullah, yang melakukan pemantauan langsung di lokasi, menyampaikan bahwa kondisi pekerjaan hingga saat ini berlangsung aman dan terkendali. Ia menjelaskan bahwa seluruh proses pengerjaan telah memenuhi standar keselamatan kerja, serta dilakukan koordinasi dengan masyarakat sekitar agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari.

Sementara itu, pihak kontraktor menyatakan optimisme bahwa pembangunan akan rampung sesuai target yang telah ditentukan. Mereka memastikan seluruh kebutuhan material dan tenaga kerja telah disiapkan untuk mendukung percepatan pekerjaan.

“Kami telah menyiapkan seluruh kebutuhan untuk tahapan selanjutnya. Dengan kesiapan material dan tenaga kerja, kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar perwakilan kontraktor.

Kegiatan pemantauan berlangsung lancar dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 17.30 WIB. Polres Kampar memastikan akan terus memberikan dukungan serta melakukan pengawasan secara berkala terhadap pembangunan jembatan tersebut hingga tuntas, sekaligus menyampaikan perkembangan secara terbuka kepada masyarakat. (AH)