Riau

Dr. AB Purba Hadiri Tasyakuran Aqiqah Cucu Bupati Bengkalis, Kenang Persahabatan Terjalin Puluhan Tahun

31
×

Dr. AB Purba Hadiri Tasyakuran Aqiqah Cucu Bupati Bengkalis, Kenang Persahabatan Terjalin Puluhan Tahun

Sebarkan artikel ini
Dr. AB Purba Bersama Keluarga Bupati Bengkalis

BENGKALIS, ALARAM.CO – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai acara tasyakuran aqiqah cucu Bupati Bengkalis, Kasmarni, dan suaminya, Amril Mukminin, yang digelar pada Sabtu, 13 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh masyarakat, salah satunya Ketua Umum Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR), Dr. AB Purba, S.H., M.H.

Kehadiran Dr. AB Purba bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Hubungan yang terjalin antara dirinya dengan keluarga besar Kasmarni dan Amril Mukminin telah berlangsung selama puluhan tahun dan terbangun melalui kedekatan pribadi maupun hubungan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Dr. AB Purba mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mengenal keluarga besar Kasmarni maupun Amril Mukminin. Bahkan, hubungan tersebut telah terjalin sejak generasi orang tua mereka.

“Saya sudah mengenal keluarga ini sejak lama. Haji Khalifah Yusuf adalah sahabat saya, begitu juga orang tua Bu Kasmarni yang dahulu dikenal sebagai pengusaha kayu. Hubungan kami sudah sangat dekat dan terjalin sejak bertahun-tahun lalu,” ujar AB Purba.

Ia menjelaskan bahwa kedekatan tersebut semakin erat ketika dirinya bertugas sebagai pengacara almarhum Gubernur Riau Soeripto. Pada masa itu, Amril Mukminin bekerja di lingkungan rumah tangga kediaman gubernur sehingga mereka kerap bertemu dan berinteraksi setiap hari.

“Saat saya menjadi pengacara Pak Soeripto, hampir setiap hari kami bertemu. Dari situlah hubungan persahabatan dan kekeluargaan itu terus terjalin hingga sekarang,” katanya.

AB Purba juga mengenang bahwa orang tua Kasmarni memiliki hubungan usaha dengan sejumlah perusahaan besar pada masa lalu. Menurutnya, keluarga Kasmarni merupakan keluarga yang dikenal luas dan memiliki kontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat setempat.

Selain hubungan pribadi, AB Purba mengaku sering bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat di wilayah Mandau dan sekitarnya dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Dulu pernah ada persoalan yang melibatkan masyarakat dan warga Batak. Kami bersama-sama menyelesaikannya sesuai aturan hukum. Siapa yang salah tetap diproses melalui pengadilan. Hubungan baik dan komunikasi seperti itulah yang terus kami bangun selama ini,” tuturnya.

Menurutnya, persahabatan tersebut terus berlanjut meski Amril Mukminin telah menempuh perjalanan panjang dalam dunia politik dan pemerintahan hingga menjadi anggota DPRD dan kemudian menjabat sebagai Bupati Bengkalis.

“Hubungan kami tidak pernah putus. Ketika keluarga saya mengadakan acara, saya selalu mengundang Pak Amril dan keluarga. Begitu juga sebaliknya. Kami saling menjaga silaturahmi sampai hari ini,” ujarnya.

AB Purba memperkirakan dirinya telah mengenal Amril Mukminin sejak awal dekade 1990-an.

“Kalau dihitung-hitung, kami sudah saling mengenal sejak sekitar tahun 1991. Jadi hubungan ini memang sudah sangat lama,” katanya.

Sementara itu, Amril Mukminin mengungkapkan rasa bahagia atas kehadiran Dr. AB Purba dalam acara keluarga tersebut. Ia menyebut Ketua Umum IKBR itu sebagai bagian dari keluarga yang selalu hadir dalam berbagai momen penting.

“Saya sudah menganggap Pak AB Purba sebagai keluarga sendiri. Beliau selalu hadir ketika kami mengadakan acara keluarga. Saya sangat senang dan bersyukur beliau bisa hadir pada acara ini,” kata Amril.

Amril juga mengenang perjalanan hidupnya saat masih bekerja di lingkungan Kantor Gubernur Riau sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman untuk mengabdi kepada masyarakat.

Menurut AB Purba, saat itu Amril pernah menyampaikan keinginannya untuk membangun daerah asalnya. Sebagai sahabat, ia mendorong Amril agar kembali ke kampung halaman dan mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Dulu saya pernah menyampaikan kepada Pak Amril agar kembali ke daerah dan membangun kampung halamannya. Orang tuanya juga merupakan tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai kepala desa. Saya melihat beliau memiliki semangat besar untuk mengabdi,” ungkap AB Purba.

Perjalanan pengabdian itu kemudian berlanjut dari tingkat desa hingga menapaki berbagai jabatan pemerintahan dan politik. Di sisi lain, Kasmarni juga meniti karier sebagai aparatur sipil negara sebelum akhirnya dipercaya masyarakat menjadi pemimpin daerah.

Kedekatan yang terjalin selama lebih dari tiga dekade itu menjadi bukti bahwa persahabatan, silaturahmi, dan hubungan kekeluargaan dapat terus terjaga meski masing-masing telah menempuh perjalanan hidup dan karier yang berbeda.

Acara tasyakuran aqiqah tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, dihadiri keluarga besar, tokoh masyarakat, sahabat, serta para undangan yang datang untuk memberikan doa dan ucapan selamat kepada keluarga besar Kasmarni dan Amril Mukminin atas kelahiran cucu mereka. (AH)

Penulis: AHEditor: LINA