PEKANBARU, ALARAM.CO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar puncak acara bakti kesehatan masyarakat di Grand Central Hotel, Jalan Sudirman, Pekanbaru, pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui serangkaian program medis gratis yang melibatkan berbagai instansi dan mitra strategis.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia hadir didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Komandan Lanud, Pangdam, Danrem, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, serta Komandan Lanal.
Kapolda menekankan bahwa perayaan HUT Bhayangkara kali ini difokuskan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui layanan kesehatan.
“Alhamdulillah, dari target-target yang dicapai sebenarnya ada peningkatan sejumlah 15 persen. Khusus untuk cek kesehatan gratis, target awalnya hanya 1.432 peserta, namun capaiannya sudah hampir 2.400 lebih,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.
Kapolda Riau menjelaskan bahwa Polda Riau, khususnya Biro Kesehatan (Biddokkes), telah melaksanakan kurang lebih 14 rangkaian kegiatan kesehatan. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengobatan umum dan spesialis, pemeriksaan kesehatan gratis, perawatan gigi, operasi bibir sumbing, operasi katarak, khitanan massal dan bedah minor, penyuluhan serta pelayanan Keluarga Berencana (KB), donor darah, deteksi dini dan pencegahan stunting, pemeriksaan laboratorium termasuk vitamin dan imunitas, pemberian kacamata gratis, serta pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas lengkap dengan pemberian alat bantu. Program-program ini telah dilaksanakan sebelumnya di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Kapolda mengungkapkan kebanggaannya atas capaian kinerja yang melebihi target awal. Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan, terjadi peningkatan signifikan sebesar 15 persen dalam berbagai indikator kesehatan. Khusus untuk program cek kesehatan gratis, target awal ditetapkan sebanyak 1.432 peserta, namun realisasinya telah mencapai lebih dari 2.400 peserta. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Riau untuk memanfaatkan layanan kesehatan preventif.
Namun demikian, Irjen Pol Herry Heryawan juga menyoroti tantangan kesehatan yang masih dihadapi, terutama tingginya kasus hipertensi dan diabetes di Provinsi Riau. Ia secara khusus meminta Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) untuk meningkatkan kolaborasi dan koordinasi dengan kepala dinas kesehatan serta Pemerintah Kabupaten Inhil. Saat ini, capaian pemeriksaan kesehatan di wilayah tersebut masih berada di angka 5 persen, sehingga diperlukan upaya ekstra untuk membuka akses bagi masyarakat agar dapat melakukan pengecekan dini guna mencegah komplikasi penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Riau dan 15 rumah sakit mitra yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Ia memaparkan data perbandingan capaian program cek kesehatan gratis dari tahun ke tahun. Pada tahun 2025, realisasi program baru mencapai 18,7 persen dari target 36 persen. Namun, memasuki tahun 2026, pemerintah provinsi optimis dapat mencapai target 46 persen berkat integrasi dan kolaborasi kuat dengan TNI-Polri.
Saat ini, dari total 7,2 juta penduduk Riau yang tersebar di 12 kabupaten dan kota, cakupan pemeriksaan kesehatan gratis telah mencapai 13,5 persen. Capaian ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan pemeriksaan kesehatan rutin bagi masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat Riau yang lebih sehat dan produktif. (AH)












