RiauSumatera

Satgas Pembangunan Jembatan Polda Riau Selesaikan 69 Jembatan, 11 Lainnya Masih Dikerjakan

24
×

Satgas Pembangunan Jembatan Polda Riau Selesaikan 69 Jembatan, 11 Lainnya Masih Dikerjakan

Sebarkan artikel ini
Keberhasilan Pembangunan Jembatan Menjadi Bukti Nyata Kehadiran Polri Dalam Membantu Mengatasi Berbagai Kesulitan yang Dihadapi Masyarakat.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Komitmen Polda Riau dalam membantu meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui program pembangunan dan renovasi jembatan di berbagai daerah. Hingga Juni 2026, Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Jembatan Tahap II Polda Riau telah berhasil menyelesaikan pembangunan serta renovasi sebanyak 69 jembatan yang kini telah dimanfaatkan masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Riau.

Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Kapolri, dan Kapolda Riau dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya bagi masyarakat di daerah pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Pada Selasa, 9 Juni 2026, personel Satuan Brimob Polda Riau bersama Direktorat Samapta Polda Riau dan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau terus melaksanakan pembangunan jembatan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Sebanyak 69 jembatan yang telah selesai dibangun maupun direnovasi kini menjadi sarana vital bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut digunakan sebagai akses penghubung menuju sekolah, lahan pertanian, perkebunan, tempat ibadah, kawasan permukiman, hingga pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Keberhasilan pembangunan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Riau.

Selain 69 jembatan yang telah rampung, saat ini terdapat 11 jembatan yang masih dalam proses pengerjaan dengan progres yang terus meningkat. Sementara itu, tiga jembatan lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.

Sejumlah lokasi pembangunan bahkan telah memasuki tahap akhir pekerjaan, meliputi proses finishing, pengecatan, pemasangan pagar pengaman, hingga penyambungan badan jalan menuju jembatan agar dapat segera digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Program pembangunan jembatan ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik semata, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran jembatan baru diharapkan mampu mempermudah akses transportasi, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terpencil, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah yang pada akhirnya berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., mengatakan bahwa program pembangunan dan renovasi jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi keterbatasan akses transportasi yang selama ini menjadi kendala bagi warga di pedesaan.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan jembatan bukan hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan juga membuka akses pendidikan bagi anak-anak, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, mempermudah akses menuju fasilitas kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Menurutnya, melalui program tersebut, Polri berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan jembatan ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh pihak. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi wujud pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” ujar Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa.(AH)