Riau

1.126 Personel Polri dan 26 PNS Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda: Bukan Hadiah, Melainkan Amanah

24
×

1.126 Personel Polri dan 26 PNS Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda: Bukan Hadiah, Melainkan Amanah

Sebarkan artikel ini
1.115 personel memperoleh kenaikan pangkat reguler, 11 personel menerima kenaikan pangkat pengabdian, serta 26 PNS yang mendapatkan kenaikan pangkat reguler.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Penghargaan atas dedikasi dan pengabdian diberikan kepada 1.126 personel Polri serta 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Riau yang resmi menerima kenaikan pangkat. Upacara berlangsung di Lapangan Upacara Polda Riau, Pekanbaru, Jumat (3/7/2026), dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan.

Kenaikan pangkat tersebut terdiri atas 1.115 personel yang memperoleh kenaikan pangkat reguler, 11 personel yang menerima kenaikan pangkat pengabdian, serta 26 PNS yang mendapatkan kenaikan pangkat reguler.

Prosesi diawali dengan laporan resmi kenaikan pangkat, dilanjutkan pelepasan tanda pangkat lama dan pemasangan tanda pangkat baru oleh Kapolda. Dalam kesempatan itu, Herry Heryawan juga menyerahkan bibit pohon kepada personel yang naik pangkat sebagai simbol harapan agar mereka terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tradisi kemudian dilanjutkan dengan pemasangan pangkat oleh keluarga, penyiraman menggunakan water cannon, pemberian ucapan selamat dari Kapolda beserta jajaran, hingga ramah tamah bersama seluruh personel.

Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan simbol ataupun rutinitas administrasi. Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan institusi atas dedikasi, profesionalisme, integritas, dan loyalitas personel selama menjalankan tugas.

“Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol atau perubahan identitas. Ini adalah bentuk kepercayaan negara dan institusi kepada anggota yang telah bekerja dengan baik. Karena itu, setiap pangkat yang disandang harus dibarengi dengan tanggung jawab yang lebih besar,” kata Herry.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan tidak melakukan pelanggaran hukum serta senantiasa mengingat peran keluarga yang menjadi sumber dukungan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

“Jangan pernah mengecewakan keluarga maupun institusi dengan melakukan pelanggaran hukum. Jagalah kehormatan diri, keluarga, dan nama baik Polri di mana pun bertugas,” ujarnya.

Dalam arahannya, Herry kembali menegaskan komitmen Polda Riau dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. Ia menyatakan tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terbukti terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar.

Menurutnya, setiap personel yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan hingga sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Ia juga mengajak seluruh anggota untuk saling mengingatkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja maupun keluarga.

Menutup amanatnya, Kapolda berharap kenaikan pangkat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Ia menilai setiap pangkat baru harus diwujudkan melalui kinerja dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi institusi, masyarakat, dan negara.(AH)