Riau

Riau Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Kapolda Riau: Gerakkan Ekonomi dan Perkuat Sport Tourism

57
×

Riau Bhayangkara Run 2026 Sukses Digelar, Kapolda Riau: Gerakkan Ekonomi dan Perkuat Sport Tourism

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 15.080 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara di Riau Bhayangkara Run 2026 . Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses.

PEKANBARU, ALARAM.CO – Riau Bhayangkara Run 2026 resmi berakhir dengan catatan membanggakan. Ajang lari yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung aman, tertib, dan sukses, dengan diikuti sebanyak 15.080 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini semakin menegaskan posisi Provinsi Riau sebagai salah satu destinasi sport tourism yang terus berkembang di Indonesia.

Tidak hanya menjadi ajang olahraga berskala nasional, Riau Bhayangkara Run 2026 juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta beserta keluarga dan pendampingnya mendorong peningkatan aktivitas di sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pariwisata, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa Riau Bhayangkara Run semakin mendapat tempat sebagai salah satu agenda lari bergengsi di Indonesia.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena menunjukkan bahwa Riau semakin dipercaya sebagai tuan rumah event olahraga berskala nasional bahkan internasional,” ujar Daniel, Selasa (21/7/2026).

Karorena Polda Riau itu menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang telah bekerja sejak tahap perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama,” katanya.

Daniel menambahkan, tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah di Indonesia, serta keikutsertaan pelari asal Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura menjadi indikator bahwa Riau Bhayangkara Run memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai agenda sport tourism unggulan di Provinsi Riau. Menurutnya, kehadiran belasan ribu peserta juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui meningkatnya aktivitas sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pariwisata, hingga UMKM.

Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run 2026 bukan sekadar perlombaan lari, melainkan simbol kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam semangat bersama membangun Provinsi Riau.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini mampu mempertemukan ribuan orang dalam semangat kebersamaan, memperkenalkan Provinsi Riau kepada masyarakat luas, serta membuka peluang bagi tumbuhnya perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM,” kata Herry.

Menurut Kapolda, penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi instrumen pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya membanggakan dari sisi olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap promosi daerah, penguatan ekonomi lokal, serta pengembangan sport tourism di Provinsi Riau.

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan event tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, Pemerintah Provinsi Riau, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, pemerintah kabupaten dan kota, para sponsor, komunitas lari, relawan, tenaga kesehatan, media massa, pelaku UMKM, petugas kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan Riau Bhayangkara Run 2026.

Apresiasi juga diberikan kepada seluruh personel Polda Riau beserta jajaran Polres yang telah bekerja maksimal sejak tahap perencanaan, persiapan, pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pembersihan area kegiatan.

Menurut Herry, dedikasi seluruh personel menjadi faktor utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan mendapat apresiasi dari para peserta.

Lebih lanjut, Kapolda mengatakan Riau Bhayangkara Run 2026 juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat melalui implementasi program Green Policing, program unggulan Polda Riau yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keberlanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembagian boneka anak gajah Nona Seroja sebagai simbol kepedulian terhadap konservasi satwa liar, serta pemberian bibit pohon Trembesi kepada para peserta sebagai bagian dari gerakan penghijauan dan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Kapolda berharap semangat yang lahir dari Riau Bhayangkara Run 2026 terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk membangun daerah melalui kolaborasi, olahraga, kepedulian sosial, serta pelestarian lingkungan.

“Riau Bhayangkara Run 2026 memang telah selesai, tetapi semangat yang dibangun melalui kegiatan ini tidak boleh berhenti di garis finis. Semangat hidup sehat, semangat kolaborasi, semangat menggerakkan perekonomian masyarakat, semangat memperkuat sport tourism, dan semangat menjaga lingkungan harus terus kita rawat bersama. Karena ketika kita menjaga alam, sesungguhnya alam juga akan menjaga kita,” tutup Herry Heryawan. (AH)