PEKANBARU, ALARAM.CO– Polda Riau meluncurkan program Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, kepedulian, sekaligus memperkuat semangat persatuan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal di Provinsi Riau. Program yang berlangsung mulai 1 hingga 17 Agustus 2026 itu mengusung semangat pelestarian lingkungan, penguatan nasionalisme, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau yang digelar di Mapolda Riau, Kamis (30/7/2026). Konferensi pers dipimpin Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau Kombes Pol. Ino Harianto, didampingi Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, Karo SDM Polda Riau Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, serta Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadir Binmas) Polda Riau AKBP Dermawan Marpaung.
Dalam kesempatan tersebut, Karo Ops Polda Riau menjelaskan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi mengusung tema besar “Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan.” Menurutnya, tema tersebut menjadi landasan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan selama ekspedisi.
“Kami mengusung tema Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan. Seluruh kegiatan telah kami susun dengan menyasar daerah-daerah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, wilayah terluar, serta daerah-daerah tertinggal di Provinsi Riau,” ujar Kombes Pol. Ino Harianto.
Ia menjelaskan, ekspedisi tersebut bukan sekadar perjalanan, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan, nasionalisme, serta kebersamaan dalam keberagaman.
“Ekspedisi sejatinya adalah sebuah perjalanan. Perjalanan yang membawa satu tema besar, bagaimana kami dapat berkolaborasi bersama masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan, menghadirkan nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan, serta membawa manfaat sehingga seluruh masyarakat dapat hidup rukun dalam bingkai kebinekaan tanpa membedakan agama, budaya, etnis, maupun suku,” katanya.
Kombes Pol. Ino Harianto menambahkan, rangkaian kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi akan berlangsung selama 17 hari, mulai 1 hingga 17 Agustus 2026. Namun, Kapolda Riau telah memulai rangkaian kegiatan lebih awal dengan melakukan perjalanan menuju Pulau Concong, Kabupaten Indragiri Hilir.
Ia mengatakan, pada 1 Agustus mendatang akan dilaksanakan apel kesiapan sekaligus pelepasan personel yang bertugas dalam ekspedisi tersebut.
“Secara seremonial kami akan melaksanakan apel kesiapan sekaligus pelepasan personel yang akan menjalankan Ekspedisi Merah Putih Presisi. Sebanyak 150 personel dilibatkan dalam kegiatan ini dan akan disebar ke berbagai wilayah terdepan, terluar, serta tertinggal untuk bersama masyarakat melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sasaran pertama adalah wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, di antaranya Panipahan di Kabupaten Rokan Hilir, Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, serta Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selain itu, ekspedisi juga menyasar pulau-pulau terluar yang tidak berbatasan langsung dengan negara lain, serta daerah-daerah tertinggal yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi pembangunan, perekonomian, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.
“Kami ingin hadir menyentuh masyarakat di wilayah-wilayah tersebut melalui berbagai kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Polda Riau akan mengedepankan program pelestarian lingkungan yang sejalan dengan program Green Policing yang digagas Kapolda Riau. Berbagai kegiatan akan dilakukan, mulai dari pembagian bibit pohon, penanaman pohon di berbagai lokasi, hingga penanaman mangrove di kawasan pesisir.
Selain itu, personel juga akan membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme, khususnya di wilayah perbatasan.
Tak hanya itu, Polda Riau juga akan menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, seperti bantuan mesin ketinting bagi nelayan, bantuan sosial, serta pelayanan kesehatan gratis.
“Kami juga akan hadir melalui kegiatan dialog bersama masyarakat. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah bahwa negara hadir melalui Polri untuk masyarakat, khususnya bagi saudara-saudara kita yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. Itulah konsep besar dari Ekspedisi Merah Putih Presisi yang akan kami laksanakan,” tutup Kombes Pol. Ino Harianto.(AH)












