Riau

Diduga Salip dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki di Soekarno-Hatta Pekanbaru

41
×

Diduga Salip dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki di Soekarno-Hatta Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Polisi Sedang Melakukan Olah TKP

PEKANBARU, ALARAM.CO — Kecelakaan lalu lintas berat terjadi di Jalan Soekarno-Hatta jalur barat, tepatnya di depan Hotel Ema Graha, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat Street nomor polisi BM 5306 ABY dengan sebuah mobil Toyota Truck Tangki Colt Diesel warna biru bernomor polisi BM 9220 AQ.

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor bernama Aperius Halawa (38), warga Jalan Perkasa V, Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio Bagus menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara di Jalan Soekarno-Hatta jalur barat.

“Sesampainya di dekat Hotel Ema Graha, korban diduga berusaha mendahului truk tangki dari sebelah kiri. Namun saat mendahului, sepeda motor korban bertabrakan dengan bagian kiri truk yang berada di depannya,” ujar Satrio.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Sementara itu, pengemudi truk tangki tidak ditemukan di lokasi kejadian dan saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Polisi telah mengamankan kendaraan truk tangki ke Mapolresta Pekanbaru guna proses identifikasi lebih lanjut serta kepentingan penyidikan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kerusakan material terjadi pada bagian depan dan bodi samping kanan sepeda motor korban dengan total kerugian diperkirakan sebesar Rp300 ribu.

Berdasarkan keterangan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor tidak memiliki ruang gerak yang cukup saat mencoba mendahului kendaraan besar dari sisi kiri.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan sopir truk serta mendalami penyebab pasti kecelakaan,” tutup Satrio.

Dua saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.(AH)