Riau

Lansia di Rumbai Tewas Diduga Korban Perampokan, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

37
×

Lansia di Rumbai Tewas Diduga Korban Perampokan, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

Sebarkan artikel ini
Potongan Rekaman CCTV di Rumah Korban

PEKANBARU, ALARAM.CO – Seorang perempuan lanjut usia berinisial D.I.S. (60) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Kurnia II, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban diduga menjadi korban perampokan yang disertai kekerasan.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumahnya. Saat ditemukan, korban mengalami luka di bagian kepala yang diduga akibat benda tumpul.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian sempat terlihat sebuah mobil berwarna gelap terparkir di depan rumah korban. Beberapa orang tak dikenal diduga memasuki rumah tersebut.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang sempat terekam sebelum dirusak, terlihat dua perempuan lebih dahulu masuk ke dalam rumah. Keduanya sempat berinteraksi dengan korban di ruang tamu.

Tak lama kemudian, seorang pria juga masuk ke dalam rumah. Situasi yang awalnya terlihat biasa berubah ketika korban diduga diserang menggunakan benda keras. Setelah kejadian, pelaku diduga merusak sejumlah kamera pengawas di dalam rumah.

Sekitar beberapa menit kemudian, sejumlah orang yang diduga terlibat dalam peristiwa itu terlihat keluar dari lokasi. Mereka meninggalkan rumah korban dengan membawa barang yang belum dapat dipastikan isinya.

Suami korban, S.M. (67), kepada polisi menyampaikan bahwa pada pagi hari dirinya sempat mengajak korban keluar rumah untuk suatu keperluan. Namun rencana tersebut tidak terlaksana hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif, termasuk mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi-saksi. Untuk pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar Dodi.

Saat ini, polisi juga berupaya mengumpulkan potongan rekaman CCTV yang tersisa serta menelusuri identitas para terduga pelaku. Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor ke pihak berwajib.

Kasus ini menambah daftar tindak kriminal dengan kekerasan di wilayah Kota Pekanbaru. Polisi memastikan akan meningkatkan patroli serta pengawasan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(AH).