Nasional

Riau Nihil Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Titik Api Kembali Muncul

17
×

Riau Nihil Karhutla, Satgas Tetap Siaga Cegah Titik Api Kembali Muncul

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi

PEKANBARU, ALARAM.CO — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kini nihil. Hingga Senin (5/10/2026), tidak ada lagi karhutla aktif yang sedang ditangani di seluruh wilayah Riau.

Kondisi tersebut terjadi setelah hujan mulai turun hampir merata di sejumlah wilayah. Meski karhutla telah berhasil dipadamkan, kabut asap masih terpantau di beberapa daerah.

Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan, berdasarkan pemantauan di lapangan, seluruh titik karhutla yang sebelumnya terdeteksi telah berhasil dipadamkan.

“Kabut asap yang masih terlihat di sejumlah wilayah diduga berasal dari luar Riau. Pergerakan asap tersebut dipengaruhi kondisi kebakaran di wilayah lain serta arah angin yang membawanya melintasi Riau,” ujar Edy.

Meski kondisi karhutla saat ini nihil, kesiapsiagaan tidak diturunkan. Pemantauan tetap dilakukan, terutama di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi dan kawasan gambut yang berpotensi kembali terbakar ketika kondisi cuaca berubah.

Personel gabungan juga tetap disiagakan untuk memastikan respons cepat apabila kembali ditemukan titik api.

Edy mengingatkan masyarakat ikut mempertahankan kondisi tersebut dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan api.

“Pencegahan menjadi penting agar Riau dapat mempertahankan kondisi tanpa karhutla di tengah dinamika cuaca dan potensi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sumatera,” kata Edy.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, Polda Riau dan seluruh jajaran tetap menjalankan langkah pencegahan meskipun saat ini tidak terdapat karhutla aktif.

Patroli di wilayah rawan, pemantauan kondisi lahan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas Karhutla tetap dilakukan. Langkah tersebut untuk memastikan potensi munculnya api dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

“Kami tetap melakukan langkah-langkah pencegahan agar potensi munculnya api dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” ujar Akmadi.

Polda Riau juga mendorong penguatan pencegahan hingga tingkat tapak. Salah satunya melalui pemetaan dan verifikasi infrastruktur pencegahan karhutla, seperti sekat kanal, embung dan menara pantau di wilayah Polres jajaran sebagai bagian dari persiapan menghadapi potensi karhutla pada 2027.

Upaya tersebut menjadi bagian dari perubahan pola penanganan karhutla di Riau, dari pendekatan yang berorientasi pada pemadaman menuju penguatan mitigasi dan pencegahan sebelum kebakaran terjadi.

“Keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha dan seluruh unsur terkait menjadi kunci agar kebakaran tidak kembali muncul dan kualitas lingkungan tetap terjaga,” demikian Akmadi. (AH)