Riau

Polisi Turun Tangan Bangun Tiga Jembatan di Kuok, Progres Tertinggi Capai 70 Persen

37
×

Polisi Turun Tangan Bangun Tiga Jembatan di Kuok, Progres Tertinggi Capai 70 Persen

Sebarkan artikel ini
Penggalian Tapak Untuk Pengecoran Bagian Penopang Jembatan.

KUOK, ALARAM.CO — Personel Polda Riau bersama Polres Kampar terlibat langsung dalam pembangunan tiga jembatan di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Hingga Sabtu (18/4/2026), progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan, dengan capaian tertinggi 70 persen pada jembatan di Dusun Pulau Jambu.

Jembatan Sei Silam di RT 04/RW 02 Desa Pulau Jambu menjadi proyek dengan progres paling maju. Pada hari ke-12 pengerjaan, pekerjaan difokuskan pada pengecatan dan pengelasan lantai besi pelat polos serta penggalian tapak untuk pengecoran bagian penopang jembatan. Jembatan ini memiliki panjang 18,5 meter dan lebar 4 meter.

Kapolsek Bangkinang Barat IPTU Rully Chairullah meninjau langsung kegiatan di lapangan. Ia memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Tahap berikutnya akan meliputi pemasangan dan pengelasan lantai pelat bunga, pengecatan pagar, serta pengecoran lanjutan.

Sementara itu, pembangunan jembatan di Dusun Sungai Betung, Desa Pulau Jambu, yang baru memasuki hari ketiga, mencatat progres 10 persen. Pekerjaan saat ini difokuskan pada pembongkaran lantai jembatan lama dan pembersihan material. Jembatan ini memiliki panjang 8 meter dan lebar 3 meter.

Di lokasi lain, tepatnya di Dusun Sungai Lintang, Desa Empat Balai, progres pembangunan jembatan mencapai 25 persen pada hari ketiga. Kegiatan diawali dengan apel yang melibatkan personel Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Pekerjaan meliputi pembersihan area, pemotongan besi, dan perakitan rangka turap.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, keterlibatan personel kepolisian dalam pembangunan ini merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan infrastruktur di daerah.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara kepolisian, kontraktor, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran proyek.

Perwakilan satgas, Aipda Muhammad Yusuf, menyebut seluruh personel siap memberikan dukungan hingga pembangunan rampung. Dukungan tersebut dinilai membantu meningkatkan efisiensi pekerjaan di lapangan.

Pihak kontraktor juga mengapresiasi keterlibatan aparat kepolisian yang dinilai mempercepat proses pengerjaan. Mereka optimistis ketiga jembatan dapat diselesaikan tepat waktu.

Polres Kampar memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala guna menjamin kualitas pembangunan serta transparansi proyek. Seluruh kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. (AH)